Kata-kata bisa membunuh ( efek negatif ) demikian sebalik nya bisa memberikan efek motivasi, menghidupkan ( efek negatif ).
Kenapa kata-kata punya kuasa sebesar itu?
Otak kita gak bisa bedain "kata" sama "kenyataan".
Contoh: Dokter bilang "Kamu sehat" → hormon bahagia naik, imun naik
Dokter bilang "Ini penyakit serius" → jantung deg2an, badan lemes padahal belum tentu.
Atau kalo kita posisi sedang lemah/ tidak segar ketika ada teman bilang eh kamu keliatan awet muda, seger/ fresh terus ya..langsung tubuh kita seketika menyesuaikan menjadi lebih bugar, menampilkan raut wajah segar, happy , ceria, energik. Demikian sebalik nya.
Ini namanya efek psikoneuroimunologi. Kata masuk lewat telinga → ke otak → otak nyuruh tubuh ngeluarin hormon.
*PROSES ILMIAHNYA GIMANA?*
1. Masuk: Kata didengar telinga → ke otak
2. Filter: Otak cek "ini bahaya apa aman?" pakai amygdala
3. Kimia: Kalau kata negatif → keluar kortisol = stres.
Kalau positif → keluar oksitosin + dopamin = tenang & semangat
4. Memori: Otak simpan. Dan kita jadi percaya itu "kebenaran tentang diri kita"
NEXT TOPICS :
- Manfaat latihan Karate untuk semua umur, apa itu?
- Manusia menua itu pasti, apakah menua itu menjadi beban?
- Old Age starting karate, is that possible?
- Emotional Releasing by Goju movement
- Self Healing Therapy


